Tampilkan postingan dengan label Seks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seks. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 April 2012

butuh berapa lama buat ngeseks?


INILAH.COM,Jakarta - Kebanyakan orang menjawab beragam jika ditanya seputar waktu berhubungan seks. Namun beberapa penelitian membuktikan bahwa 30 menit ternyata waktu yang cukup untuk ML.
Sebagian orang menyatakan butuh waktu satu jam, lalu ada juga yang menyatakan perlu waktu minimal setengah jam, dll. Sebenarnya, berapa lamakah waktu ideal untuk melakukan hubungan seks. Satu jam, dua jam, setengah jam, atau bahkan kurang dari setengah jam?

Jika waktu ideal melakukan hubungan seks adalah satu jam, maka sekarang ini banyak pasangan yang justru tak sanggup melakukan hubungan seks selama itu. Mungkin karena tubuh lelah, atau kondisi tubuh yang kurang fit, disebabkan aktivitas harian yang terbilang menyita waktu, dsb.

Apalagi zaman sekarang ini, yang kalau boleh dibilang adalah ‘zaman yang supersibuk’. Hingga membuat banyak pasangan justru kehilangan momen penting untuk sekadar bermesraan dengan pasangannya.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh sebuah media kesehatan di Amerika Serikat, rata-rata orang melakukan hubungan seksual yang ideal adalah dalam waktu sekitar setengah jam. Waktu setengah jam atau bahkan kurang dari itu, sudah cukup dikatakan ideal untuk berhubungan seksual.

Penelitian ini agaknya sebanding dengan pendapat para seksolog yang menyatakan bahwa, tidak perlu waktu yang lama untuk menikmati hubungan seks. Yang lebih penting adalah kualitas hubungan seksual, bukan waktu yang lama.

Sebabnya, masih banyak pendapat orang yang menyatakan bahwa hubungan seks dalam waktu kurang dari setengah jam adalah tak baik alias tak sehat, dan tidak akan mampu memuaskan pasangan.

Ternyata justru pendapat inilah yang keliru, hubungan seks yang dilakukan kurang dari setengah jam, sudah dikatakan cukup untuk membuat masing-masing pasangan terpuaskan.

Jika kepuasan seksual tak mampu diraih dalam waktu kurang dari setengah jam, maka menandakan bahwa ia mendapat masalah dalam menikmati seks. Idealnya, tak perlu butuh waktu lama untuk menikmati hubungan seks.

Dalam satu siklus hubungan seks, kurang dari setengah jam kita harus sudah bisa mendapatkan kepuasan seks dari pasangan. Kalau bagi pasangan perempuan, maka ia harus bisa mendapatkan orgasme dalam waktu kurang dari setengah jam.

Jika tidak, maka ada yang salah pada dirinya atau pada hubungan seksual yang dilakukannya. Untuk itulah, khususnya bagi perempuan, cobalah nikmati hubungan seks sebaik mungkin. Raihlah orgasme Anda dalam waktu kurang dari setengah jam. [mor]

Sabtu, 28 April 2012

Rangsangan G-spot, buat ejakulasi wanita lebih dahsyat


Rangsangan G-spot, buat ejakulasi wanita lebih dahsyat
Cara menstimulasi tubuh wanita untuk mencapai ejakulasi

Beberapa wanita tidak tahu cara mencapai puncak orgasme. Namun, banyak juga wanita yang mampu melakukannya. Sayangnya, ide ejakulasi ini merupakan hak prerogatif wanita untuk memutuskannya. Jika Anda memiliki wanita sensual yang bersedia dimanipulasi vaginanya sampai dia ejakulasi seluruh tubuh, maka itu tentu sangat menyenangkan.
Ejakulasi pada wanita dikeluarkan melalui uretra, tempat yang sama dengan keluarnya urin. Kebanyakan wanita merasa seolah-olah hendak buang air kecil, saat dia akan mencapai ejakulasi. Berikan dia kenyamanan untuk mencapai ejakulasi. Jika wanita merasa terganggu dan merasa tidak nyaman, maka kemungkinan dia tidak akan dapat mencapai puncak kepuasan seksual. Baca terus untuk mengetahui apa yang harus Anda lakukan untuk membuatnya ejakulasi dengan jari-jari Anda, seperti yang dilansir dari Askmen.

Meskipun ada beberapa wanita dapat mencapai ejakulasi melalui stimulasi klitoris atau permainan seks lainnya, cara paling efektif adalah manipulasi G-spot dengan tangan Anda. Jangan langsung menuju G-spot, saat Anda mencoba untuk membuatnya ejakulasi. Mulailah dengan beberapa foreplay dan kemudian menjilati klitorisnya. Cara ini membuatnya "dipompa"  agar semakin bergairah. Jika dia mulai menggeliat kesenangan, masukkan dua jari ke dalam vaginanya dengan telapak tangan menghadap ke atas. Sebaiknya, Anda tetap menjilati klitorisnya, kecuali jika Anda tidak dapat melakukan dua hal secara bersamaan.  

Sekitar satu atau dua inchi di dalam vagina, Anda akan menemukan lapisan kulit seperti bola. Itu adalah G-spot. Teruslah membelai daerah intim itu dengan berbagai tekanan yang lembut. Gunakan tangan Anda yang lain untuk memberikan tekanan lembut ke bawah di daerah pusar sampai gundukan kemaluannya. Hal ini dapat meningkatkan stimulasi ejakulasi.

Jika dia merasa seperti ingin buang air kecil, maka Anda harus meyakinkannya untuk menahan diri. Setelah mencapai kepuasan seksual, wanita membutuhkan waktu untuk beristirahat sejenak. Daerah vaginanya pun menjadi sedikit sensitif. Apakah Anda sudah siap untuk putaran kedua?
Lakukan beberapa eksperimen, persuasi, dan posisi yang berbeda untuk mulai merangsangnya. Anda mungkin ingin mencoba untuk menstimulasi bagian lain dari tubuhnya. Sementara tangan Anda menstimulasi G-spotnya, gunakan mulut Anda untuk memanipulasi putingnya. Anda juga bisa memilih untuk berputar saat melakukan penetrasi penis dan penetrasi jari dalam posisi doggy-style.

Semua wanita memiliki kemampuan yang besar untuk mencapai puncak orgasme yang luar biasa. Inilah kesempatan Anda untuk meyakinkannya agar mampu melepaskan hambatan dalam hubungan seks. Jika Anda berhasil melakukannya, maka Anda bisa membuatnya ejakulasi di seluruh tubuh. Selamat mencoba![des]


Sumber : Merdeka.com

Jumat, 20 April 2012

Penyebab Kualitas Sperma yang 'Madesu'


Ghiboo.com - Bagi pasangan lain, memiliki anak ternyata amat sulit sekali. Berbagai cara sudah dilakukan, namun tak juga menunjukkan tanda-tanda kehamilan.
Biasanya, wanita sering dituduh sebagai pemicu tak bisa memberikan keturunan. Padahal, pria juga memegang peranan penting, seperti kualitas spermanya. Karena, indikator penting kesuburan pria adalah sperma.
Bila pria dewasa namun belum mampu membuat istrinya hamil, maka perlu curigai kualitas spermanya. Mungkin saja spermanya masuk dalam kategori 'madesu' (masa depan suram).
Menurut Dr. Noroyono Wibowo, SpOG (K) selaku Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesi (POGI), terdapat beberapa penyebab yang dapat menurunkan kualitas sperma pria.

Tidak memvariasikan makanan
Para pria yang ingin sehat tak hanya harus mengonsumsi makanan sehat dan komplit namun juga memvariasikannya. Pola makan akan mempengaruhi produksi sperma.
"Banyak orang yang 'mendewakan' satu jenis makanan saja. Padahal ada vitamin tertentu yang tidak terdapat di jeruk, maka harus mengonsumsi buah-buahan lain. Sama seperti, protein yang terdapat dalam daging kambing, pasti berbeda dengan protein dalam daging sapi, ayam atau ikan. Jadi, perlu divariasikan demi kecukupan nutrisi," jelasnya.

Tidak berolahraga
Pria yang secara teratur melakukan olahraga lebih cenderung memiliki produksi dan kualitas sperma yang lebih baik.
"Karena, orang yang malas bergerak biasanya malah sakit," paparnya.

Pola hidup tak sehat
Membiasakan tidur malam tepat waktu ternyata cukup membantu meningkatkan jumlah dan kelincahan sperma.
"Percuma juga, jika pola makan baik dan rutin berolahraga, tetapi selalu tidur larut malam atau begadang. Hal ini akan menurunkan kualitas sperma Anda," tegasnya.

Merokok
Jika Anda masih menjadi perokok aktif hingga saat ini, maka segera berhentilah. Selain menyebabkan berbagai masalah kesehatan, merokok juga memengaruhi jumlah dan kualitas sperma.
"Pria yang merokok 12 batang per hari, kualitas spermanya turun hingga 42 persen," tegasnya.

Kamis, 19 April 2012

9 Bahaya Onani


Bahaya onani masih menjadi perdebatan sampai sekarang ini. Banyak dokter yang menyebutkan bahwa melakukan onani tidak berbahaya dan tidak akan membuat sperma habis. Tapi meski demikian, tidak sedikit juga ahli medis yang mengingatkan bahaya onani apalagi jika dilakukan terlalu sering dan menimbulkan efek kecanduan.

Berikut ini 9 bahaya onani yang dirangkum dari berbagai sumber:
  1. Ejakulasi dini atau terlalu cepat selesai ketika melakukan hubungan seks yang sebenarnya. Ketika melakukan onani, biasanya orang cenderung melakukannya secara terburu-buru dengan harapan dapat segera mencapai orgasme. Cara onani yang terburu-buru ini akan membiasakan sistem syaraf untuk melakukan seks secara cepat ketika sedang bercinta. Dan hasilnya adalah ejakulasi dini.
  2. Gairah seks yang lemah ketika sudah berumah tangga. Keinginan untuk melakukan hubungan seks kadang sangat rendah karena sudah terbiasa melakukan onani ketika masih muda.
  3. Orang-orang jaman dulu menyebut onani yang berlebihan akan menyebabkan kebodohan karena selalu membayangkan hal-hal porno dan orientasi pikiran selalu negatif.
  4. Badan jadi kurus dan lemah. Karena pikiran selalu negatif dan berpikir yang porno-porno membuat banyak energi yang terkuras. Hal ini menyebabkan badan menjadi kurus kering.
  5. Sulit menikmati hubungan seks yang sebenarnya bersama wanita. Karena sejak remaja sudah terbiasa merasakan seks secara manual atau onani. Penis yang terbiasa dengan tekanan tertentu dari tangan menjadi tidak responsif terhadap rangsangan dari vagina.
  6. Perasaan bersalah karena terlalu sering onani menimbulkan rasa minder dan tidak percaya diri di lingkungan sosial.
  7. Bagi wanita muda yang senang masturbasi atau onani bisa merobek lapisan hymen keperawanannya.
  8. Mengalami impotensi atau gagal ereksi ketika berhubungan. Orang yang melakukan onani sudah terbiasa menciptakan rangsangan yang bersifat mental berupa khayalan-khayalan, hal tersebut membuat penis tidak terbiasa dengan rangsangan fisik ketika berhubungan seks yang sebenarnya.
  9. Jadi sering melamun dan pikiran selalu negatif membuat adaptasi sosial menjadi terbatas.
Seks memang bermanfaat bagi kesehatan baik itu fisik maupun mental. Bahkan seks yang teratur menurut beberapa penelitian dapat memanjangkan umur. Onani atau masturbasi adalah bagian dari seks yang dilakukan sendiri dengan cara berfantasi seksual dan melakukan rangsangan di daerah genital.
Onani, masturbasi, coli, main sabun adalah istilah-istilah yang ditujukan untuk aktifitas seks manual untuk memuaskan diri sendiri menggunakan tangan atau bantuan alat-alat lain seperti mainan seks, sabun, dan bantal. Bagi pria yang sudah kecanduan kadang menjadikan onani sebagai aktifitas harian, beberapa yang lain mengaku tidak bisa tidur sebelum melakukan onani.
Aktifitas onani berbahaya jika dilakukan berlebihan, sebuah studi di Univesitas Padua yang dipimpin oleh Profesor Urologi Carlo Foresta, menyebutkan onani bisa menimbulkan disfungsi ereksi pada pria. 70 persen pria muda yang mengalami gangguan seksual punya kebiasaan yang sama yaitu terlalu banyak menonton film porno dan melihat foto bugil yang dilanjutkan dengan aktifitas onani.
Gangguan ereksi di usia muda dan cenderung tidak bisa menikmati hubungan seks yang sebenarnya dengan wanita kebanyakan disebabkan karena terlalu sering onani. Bahaya yang disebabkan onani terjadi karena adanya penyimpangan dalam pembentukan hormon seks dopamin. Dengan mengurangi ketergantungan pada film porno dan mengurangi aktifitas onani akan memperbaiki kembali dan meningkatkan kinerja organ dan hormon seksual secara bertahap.
Masih banyak bahaya onani yang bisa timbul. Meskipun bahaya-bahaya tersebut sebagian besar bersifat psikis tetapi jika tidak segera diatasi akan berdampak ke fisik juga.

Mengapa Rokok Bisa Menyebabkan Pria Impotensi?


Mengapa merokok bisa menyebabkan impotensi
Merokok sebabkan impotensi pada pria 


Impotensi adalah satu kata yang paling ditakuti oleh pria di seluruh dunia. Pria yang mengalami impotensi tidak akan mampu menjalankan kewajiban sebagai suami untuk memberi nafkah batin kepada isterinya. Para penderita impotensi pada stadium ringan memiliki aktifitas seksual yang hanya berlangsung singkat. Boleh jadi si isteri belum mencapai orgasme tetapi penis pria sudah lemes duluan. Jika ini yang terjadi secara berulang, maka keharmonisan rumah tangga Anda sedang dalam bahaya dan harus segera diselamatkan.
Yang lebih parah adalah bila pria mengalami impotensi tahap berat. Jangankan penis bisa tegang, pria mengalami terangsang saja sudah susahnya bukan main. Saat malam tiba dan pria masuk kamar tidur, pikirannya sudah diliputi kecemasan dan kekhawatiran bila tidak mampu memuaskan isteri. Hal inilah yang menyebabkan pria pengidap impotensi ringan bisa berubah menjadi impotensi permanen karena stress yang berlebihan dan kepercayaan diri yang menurun.
Impotensi bisa disebabkan oleh bermacam-macam faktor. Selain faktor psikologis atau kejiwaan, penyakit kronis juga bisa menyebabkan pria kehilangan gairah dan kejantanannya. Penyakit tersebut antara lain hipertensi, diabetes, jantung koroner, peyronie, gagal ginjal, kanker prostat dan lain-lain.
Dari berbagai penyebab impotensi yang sudah disebutkan tadi, penyebab impotensi paling banyak adalah karena kebiasaan merokok. Pria modern memandang kegiatan merokok sebagai lifestyle, padahal hal ini sangat membahayakan kesehatan seksual pria.
Merokok sebabkan impotensi dan disfungsi ereksi semua orang sudah tahu tapi karena alasan lifestyle dan pergaulan banyak pria yang tetap menjalani kebiasaan tidak sehat tersebut. Kebiasaan merokok ini biasanya diikuti dengan mengkonsumsi obat-obatan terlarang, minum minuman beralkohol dan acara begadang sampai pagi. Semua kegiatan tersebut adalah penyebab utama munculnya beragam penyakit kronis, terlebih lagi bisa menyebabkan pria mengalami impotensi atau disfungsi ereksi.

Nikotin Rokok Menyumbat Aliran Darah Ke Jantung

Mengapa rokok bisa menyebakan impotensi? Karena zat-zat beracun di dalam rokok bisa menyumbat aliran darah menuju jantung dan menghambat peredaran oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Di dalam asap rokok terdapat ribuan senyawa kimia yang berbahaya bagi tubuh, nikotin hanya salah satunya. Baik perokok aktif maupun perokok pasif sama-sama bisa terkena penyakit impotensi karena menghirup asap rokok dalam jumlah banyak secara teratur. Oleh karena itu, pria bukan perokok pun harus tetap waspada efek polusi udara yang bersumber dari asap rokok.
Apakah pengaruh nikotin terhadap kesehatan reproduksi pria? Mula-mula, nikotin dihirup oleh perokok, masuk ke dalam jantung dan bersama darah masuk ke dalam sistem peredaran darah. Tanpa disadari, makin lama timbunan nikotin makin banyak dan mengalami pengendapan. Pengendapan ini berlanjut menjadi penyumbatan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke dalam jaringan erektil penis. Maka tidak mengherankan jika pengidap penyakit disfungsi ereksi umumnya adalah para pria perokok berat yang tidak mampu menghentikan kebiasaan merokok.
Bukan hanya itu, kebiasaan buruk merokok juga bisa mempengaruhi kualitas dan kuantitas produksi sel sperma yang dihasilkan oleh seorang pria. Sel sperma yang dihasilkan oleh pria perokok memiliki cacat bentuk dan pergerakan lambat sehingga menurunkan tingkat kesuburan pria. Walaupun sel sperma pria perokok mampu membuahi sel telur wanita, maka besar kemungkinan DNA janin akan mengalami perubahan susunan sehingga bayi yang dilahirkan menjadi cacat. Itulah penjelasan mengapa pria dan wanita yang ingin memiliki anak harus segera menghentikan kebiasaan merokok.
Slogan yang dibuat oleh Pemerintah di setiap bungkus rokok menyatakan bahwa merokok dapat menyebabkan serangan jantung, impotensi, hipertensi dan gangguan kehamilan dan janin. Peringatan tersebut bukanlah tanpa alasan. Sayangi tubuh Anda dan kesehatan keluarga Anda dari efek buruk asap rokok sekarang juga. Tidak perlu mencari alasan mengapa pria harus berhenti merokok. Gaya hidup modern dan kejantanan pria tidak ditentukan oleh kebiasaan merokok. Semakin cepat pria berhenti merokok, makin cepat pria terhindarkan dari kemungkinan terkena impotensi.
Itulah alasan mengapa rokok bisa menyebabkan impotensi dan gangguan kesehatan seksual pria. Pria harus segera menghentikan kebiasan merokok, rajin berolahraga, mengkonsumsi makanan sehat, dan menjaga pola pikir sehat. Cara ini bisa dilakukan untuk mempertahankan vitalitas seksual pria. Kehidupan seksual yang prima adalah dasar yang kokoh bagi keharmonisan rumah tangga. Semoga artikel kali ini bisa membawa manfaat untuk pria di Indonesia. Stop merokok sekarang juga!

Sumber : http://www.seksualitas.net