Tampilkan postingan dengan label meliter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label meliter. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Mei 2012

Pesawat Tempur Ditemukan Setelah 70 Tahun Hilang


Pesawat Inggris yang hilang (Foto: Mirror)
Pesawat Inggris yang hilang (Foto: Mirror)
KAIRO - Gurun Sahara tiba-tiba saja dikejutkan dengan penemuan sebuah pesawat tempur jenis Kittyhawk P-40. Pesawat itu diketahui milik Inggris yang jatuh 70 tahun lalu ketika Perang Dunia II terjadi.  

Pilot pesawat, Sersan Dennis copping diyakini selamat dalam kecelakaan tersebut. Namun, hingga kini tidak diketahui keberadaannya. 

Selama ini pesawat tersebut diduga telah terkubur pasir. Tetapi kondisi padang pasir yang kering justru membuat pesawat terjaga dengan baik dan kembali muncul ke permukaan. 

"Tidak ada seorang pun mendatangi lokasi (penemuan pesawat) itu. Ini penemuan kapsul waktu yang luar biasa. Setara dengan penemuan makam Firaun Tutankhamun," jelas peneliti sejarah militer Inggris Andy Saunders, seperti dikutip Mirror, Jumat (11/5/2012).

Sementara itu meski telah jatuh 70 tahun lalu, kokpit pesawat itu terlihat masih utuh. Didalam pesawat itu pun ditemukan sejumlah amunisi dan senjata. Namun demi keamanan, Pemerintah Mesir telah melakukan penyitaan.

Sersan Copping diperkirakan saat itu terbang dari pangkalan Inggris ke Mesir untuk melakukan perbaikan terhadap kondisi pesawat. Namun pada saat perjalanan, diyakini pesawat mengalami gangguan dan akhirnya jatuh.
(faj)

Kamis, 10 Mei 2012

Buku Gerilya Karangan Nasution Menjadi Rujukan Militer Tentara Internasional



Sebagai rakyat Indonesia, tentu kalian sudah tak asing lagi dengan seorang Jenderal yang bernama Abdul Haris Nasution, Jenderal yang pernah memimpin divisi Siliwangi ini memang termasuk salah satu jenderal unggulan yang dimiliki bangsa Indonesia.

Beliau adalah sosok yang kuat, tegar, penuh jiwa nasionalisme, danmempunyai otak yang cemerlang. Salah satu bukti kecemerlangan otaknya adalah bahwa salah satu buku karanganya yang berjudul Strategy of Guerrilla Warfare menjadi buku rujukan strategi militer bagi kesatuan tentara-tentara di berbagai negara.

Dalam Revolusi Kemerdekaan I (1946-1948), ketika memimpin Divisi Siliwangi, Pak Nas menarik pelajaran kedua. Rakyat perlu mendukung TNI. Dari sini lahir gagasannya tentang perang gerilya sebagai bentuk perang rakyat. Metode perang ini makin matang setelah Pak Nas menjadi Panglima Komando Jawa dalam masa Revolusi Kemerdekaan II (1948-1949).

Maka tak heran, beliau dikenal sebagai peletak dasar perang gerilya melawan kolonialisme Belanda. Gaya perang inilah yang kemudian dipopulerkan oleh Jenderal Sudirman. Konsep perang gerilya ini kemudian diterbitkan dalam sebuah buku yang sangat fenomenal pada masa itu, Strategy of Guerrilla Warfare.

Hebatnya lagi, buku karangan Pak Nas ini telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, bahkan menjadi buku wajib akademi militer di sejumlah negara, termasuk di sekolah elite bagi militer dunia, West Point milik Amerika Serikat (AS).

Dan usut punya usut, ternyata salah satu rahasia kemenangan pasukan vietnam ketika berperang melawan Amerika adalah karna tentara vietnam mempelajari taktik gerilya yang ada di dalam buku ini. Sungguh sangat luar biasa buku karangan jenderal Indonesia kebanggan kita ini.

Kini, buku ini menjadi buku strategi perang terkemuka yang dipelajari oleh hampirseluruh pasukan tentara di dunia, Dan buku ini pulalah yang kemungkinan membuat pasukan khusus kita menjadi salah satu pasukan elit terbaik di Dunia..HIDUP PAK NASUTION